Merawat Nalar dan Gerakan: PK IMM UIN Malang Gelar Kajian Perdana Pasca DAD
Merawat Nalar dan Gerakan: PK IMM UIN Malang Gelar Kajian Perdana Pasca DAD

Merawat Nalar dan Gerakan: PK IMM UIN Malang Gelar Kajian Perdana Pasca DAD

Malang — Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Reformer, Resurgence dan Revivalis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar kajian perdana pasca Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai langkah awal dalam merawat nalar dan kesinambungan gerakan kader. Kajian ini menjadi bentuk follow up perkaderan setelah pelaksanaan DAD Bersama 2025, sekaligus ruang penguatan intelektual bagi kader baru.

Kajian yang mengangkat tema “Manajemen Diri” ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Masjid Imam Bukhori, Kantor PDM Kota Malang, dan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Topik tersebut dipilih karena dinilai relevan dan mendesak bagi kader baru yang mayoritas merupakan mahasiswa baru, yang masih berada pada fase adaptasi dalam mengelola waktu, aktivitas akademik, dan kehidupan berorganisasi.

Kegiatan kajian ini diisi oleh salah satu senior IMM UIN Malang yang dinilai mumpuni di bidangnya. Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, para kader diajak untuk memahami pentingnya manajemen diri sebagai fondasi utama dalam membangun kapasitas akademik, kepribadian, serta konsistensi berorganisasi di IMM.

Kajian perdana pasca DAD ini diikuti oleh sekitar 20–30 kader baru yang sebelumnya telah menyelesaikan DAD Bersama 2025, berasal dari tiga komisariat, yakni Komisariat Reformer, Revivalis, dan Resurgence. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan refleksi pengalaman pribadi yang disampaikan selama forum berlangsung.

Salah satu kader peserta kajian menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menuturkan, “Saya sangat senang dapat mengikuti kajian intelektual kali ini. Saya juga berharap melalui forum kajian dan diskusi ini saya dapat memperoleh ilmu baru yang tentunya akan bermanfaat bagi kehidupan saya, khususnya sebagai mahasiswa dan kader baru IMM UIN Malang.”

Melalui kajian perdana ini, PK IMM Reformer berharap dapat menjadikan forum kajian sebagai ruang pembinaan berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek ideologis, tetapi juga dalam penguatan kapasitas personal kader. Dengan demikian, kader IMM UIN Malang diharapkan mampu tumbuh sebagai insan akademis yang matang secara nalar, terarah dalam gerakan, dan siap berkontribusi secara berkelanjutan bagi organisasi dan masyarakat.

IMM Reformer UIN Malang